Penulis : Sri Sugiastuti
ISBN : 978-623-92217-8-2
Editor : Hana Hanifah
Layout : Ahmad Jamaludin
Desain Cover : Hilmy Godly Rasyid
Diterbitkan Oleh : Edwrite Publishing
Cetakan Pertama, November 2019
149 Halaman; 14 X 20 cm
Buku ini berkisah tentang perjalanan hamba Allah yang berusaha menggapai rida-Nya.Buku yang hadir sebagai jejak keberadaan penulis ketika belajar dan mencatat usahanya yang bersemangat untuk belajar ikhlas,bersyukur,dan tawakal. Buku ini juga berisi kisah-kisah bagaimana penulis berusaha untuk menjalankan Islam secara kaffah, taat pada perintah Allah SWT, dan menjauhi larangan-Nya.
Catatan yang ada di buku ini berupa kajian yang diperoleh saat duduk manis di taklim yang diikuti dari rumah ke rumah, dari masjid ke masjid, atau ada juga berbagai pengalaman pribadi ketika belajar ikhlas, bersyukur, dan bersabar menghadapi qodratullah yang ada di depan matanya.
Ada juga catatan penulis saat ibadah haji tahun 2006 dengan kisah yang mengharu biru juga berbagai kemudahan yang didapatkan. pembaca akan diajak berkelana ke Mekkah, Madinah, dan Arafah, juga bagaimana penulis berusaha untuk bisa istiqomah dalam koridor Islam.
Sebagai hamba Allah yang memiliki sifat lemah, pelupa, dan kadang emosional, penulis mencoba untuk bisa menghadapi masalah yang datang, baik dari diri sendiri ataupun dari lingkungan sekitar. Berharap dengan membaca buku ini, pembaca bisa lebih bersyukur dan semakin semangat untuk berikhtiar menggapai rida Allah.
30 Comments
keren bunda
ReplyDeleteTerima kasih, semogamenginspirasi ya
DeleteBahagianya bisa menikmati hari hari di tanah suci dan lalu menyajikannya dalam sebuah buku.
ReplyDeleteAlhamdulillah Allah mudahkan dan wajib disyukuri
DeleteSangat menginspirasi kt semua semoga dicatat sbg amal ibadah aamiin YRA
DeleteMantul bunda bukunya dan rekam jejaknya. Pengin bisa seperti bunda Astut yang meluangkan waktu tuk menulis.
ReplyDeleteAyo menulis.stok buku masih ada kalau berminat
DeleteLuar biasa. Buku yg dibuat dari catatan hrian seorang guru yg ingin bangsanya maju dan cerdas literasinya.
ReplyDeleteSejatinya hamba Allah yang bersyukur harus bisa mewujudkannya Rasa syukurnya dengan berbagi yang dimiliki, baik itu tenaga ilmu dan materi
DeleteKeren..sukses selalu
ReplyDeleteYuk kita bukukan tulisan yang berserakan
DeleteLuar biasa ibu
ReplyDeleteBismillah semoga bisa bermanfaat dan menginspirasi
DeleteMau doong...seperti ini
ReplyDeleteHayuk semua bisa kalau mau mencoba dan berlatih
DeleteMenelusur jejak priyayi sarat edukasi. Ok bun
ReplyDeleteApa kabar Pak? Lama tak menyapa. Sehat selalu dan terus semangat ya. Terima kasih sdh singgah
DeleteAlhamdulillah, keren banget. Memotivasi sy untuk terus bisa nenulis
ReplyDeleteAyo Cak menulis dan dijadikan buku
DeleteHebat buuu. Makin keren
ReplyDeleteKisah jadi bukunya juga panjang hampir sama dgn buku panjenengan yang di beta aksara. Cuma cetak 50 buku. Untuk tanda ulang tahun pernikahan yang ke 33 tahun.
DeleteTulisan bunda selalu.menginspirasi.keren dan selalu terdepan
ReplyDeleteDuh terdepan seperti bunyi yang ada di papan iklan. Salam literasi
DeleteBu hajjah, masya Allah bersyukur banget bisa cium hajar aswad 3x berturut2 dalam satu waktu haji.
ReplyDeletePengalaman yang luarbiasa
Alhamdulillah, sebagai hamba Allah wajib bersyukur dan busa menjalani perintah-Hya
DeleteMantab
ReplyDeleteAlhamdulillah. Terima kasih sudah berkunjung
Deletesiap berkunjung teman
ReplyDeleteKt kincinya satu: menginspirasi
ReplyDeleteAlhamdulillah, bisa mengumpulkan catatan yang berserakan
Delete