Posts

Showing posts from July, 2020

IDUL ADHA 10 DZULHIJAH 1441 DAN PANDEMI COVID-19

Image
Sri SugiastutiSejak takbir bergema menjelang Idul Adha 1441 H, Bu Kanjeng memutuskan salat Ied di masdid dekat yang jaraknya hanya 50 meter dari rumah. Sementara Pak Kanjeng yang over protect salat berjamaah di teras rumah dengan mengikuti imam dari masjid.Idul Adha di saat pandemic covid -19. Dimana banyak yang harus dilakuan dengan kebijakan “ Kenormalan Baru”Banyak aturan yang sebelumnya tidak pernah ada. Bermasker, tidak boleh cipika cipiki, menghindari kerumunan, mengurangi aktifitas di luar, bekerja dari rumah. Jadi tidak berlebihan lah sikap Pak Kanjeng dalam memaknai kenormalan baru.Sambil menunggu tepat pukul 06.00 Bu Kanjeng sudah mengambil posisi di sudut masjid bagian jamaah putri. Ia bersimpuh dan menangis sambil mulut dan hatinya mengumandangkan takbir. Di usianya yang jelang 60 tahun momen Idul Adha memang sangat spesial buat Bu Kanjeng. Sejak kecil ia sudah dipahamkan tentang kegiatan Hari Raya Idul Adha. Apalagi masa kecilnyatumbuh di lingkungan orang Jakarta atau Bta…

MAKANAN SEHAT TIDAK HARUS MEWAH

Image
Sri SugiastutiMakanan sehat tidak harus mewah. Benarkah ? Tulisan sebelum covid-19 melanda dunia bisa jadi nostalgia untuk berkuliner ria. Bu Kanjeng yang sering menghadiri undangan, arisan, rapat, atau sekedar menyalurkan hobi kulinerpasti punya menu pilhan yang jadi favoritnya. Bermunculan menu atau makanan kekinian kadang membuat rasa ingin coba=coba menggoda. Apa yang jadi menu favorit BuKanjeng? Tiap daerah punya andalan menu atau makanan khusus yang sering dihidangkan ketika menjamu tamu undangan.Bu Kanjeng yang tinggal di Solo pasti punya menu spesial sebagai andalannya. Menu itu sambel tumpang. Tapi kali ini tulisan Bu Kanjeng bukan tentang sambel tumpak tapi lebih ke makanan sehat yang murah meriah.Kali ini Bu Kanjeng mau berbagi tentang menu yang dinikmati di acara gathering, sharing, singing and lunch saat covid-19 hadir. Ya Bu Kanjeng bagian dari alumni jamaaah umrah Kharisma mengadakan pertemuan di salah satu rumah jamaah. Tepatnya di daerah Pengging Boyolali. Rumah di de…

REFLEKSI DIRI DI MOMENTUM IDUL ADHA 10 DZULHIJAH 1441

Image
REFLEKSI DIRI DI MOMENTUM IDUL ADHA10DZULHIJAH1441Sri Sugiastuti“Dan serulah manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan bejalan kaki, atau mengendarai setiap unta yang kurus, mereka datang dari segenap penjuru yang jauh.”(Q.S. Al-Hajj: 27)Tepat hari ini 14 tahun yang lalu Bu Kanjeng dan Ibundanya ada di Padang Arafah. Vidio kiriman sahabat di komunitas pengajian tadi pagi di saat puasa Arafah tanggal 30 Juli 2020. Hari inibertepatan dengan 9 Dzulhijah 1441. H. Bu Kanjeng tak kuasa menahan tangis. Barisan jamaah yang tawaf dengan mengikuti protocol Covid-19 membuatnya terharu, sangat berbeda saat Bu Kanjeng Tawaf bersama keluarganya.Dalam Vidio itu tidak ada askar yang menjaga bagian hajar Aswad dantempat yang selalu diburu jamaah haji. Semua tertata rapi nmengikuti aturan protokol yang berlaku. Pada akhirnya kegiatan Bu Kanjeng yang lain semppat tertunda.Ia ingin flashback kejadian sekaligus bagian dari kisahnya berada di titik yang sangat diinginkan da…
Image
Sri SugiastutiAssalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh , alhamdulillahirobbilalamin . Akhirnya Bu Kanjeng bisa menulis dengan suara di mana Bu Kanjeng bisa menyampaikan isi hati . Bu Kanjeng mau berkisah kegiatanyadari pagi hari ini sampai sore. Bu Kanjeng merasa cukup lelah, Tetapi juga hepi. Maksud hati ia ingin me time. Di hari Sabtu ceria maunya berenang , jalan-jalan atau mungkin juga pergi ke mall. Bu Kanjeng berkhayal bisa Windows shopping membuka-buka yang ada ada di kotak keranjang diskon. Itu hanya angannya. Kenyataan sejak jam 6.30 usai memberi makan ikan lele piaraannya, Bu Kanjeng kembali ke laptop jadulnya. Ada yang harus dikerjakan di depan laptop. Bu Kanjeng harus menyalin beberapaalamat penerima buku Bunga Rampai Antologi Karakter di Era Perubahan. Ya ada50 buku yang harus di kirim hari ini . Buku Antologiitu ada yang menuju timur ke arah Lombok ada juga yang ke kota Semarang Majalengka Pemalang Ambarawa yang terdekat adalah yang di Jalan MT Haryono menemui penulisn…

FOOD SUPLEMENT PENULIS PEMULA

Image
Sri Sugiastuti“Pilihannya, menulis sesuatu yang layak untuk dibaca atau melakukan sesuatu yang layak untuk ditulis.” (Benjamin Franklin)Bagaikan lansia yang lain Bu Kanjeng selalu berikhtiar agar pikiran dan hatinya tetap bugar dan semangat belajar tetap berkobar. Ada yang dibutuhkan ketika semangat menulis mulai kendor dan mengolor waktu hingga molor. Bu Kanjeng si penulis pemula memang butuh formula untuk stamina agar terjaga. Ia ingin istikamah menorehkan tulisan kebaikan sebagai pengingat diri yang fakir ilmu dan sering alpa.Beberapa kutipan berikut dianggap sebagai food supplement untuk Bu Kanjeng. Ia ingat saat awal belajar menulis selalu dijaga moodnya agar tetap menulis setiap hari."Plot tak lain adalah situasi yang normal dihadapi manusia, yang terus muncul lagi dan lagi… emosi normal manusia—iri hati, ambisi, persaingan, benci, rakus, dan lain seterusnya.” (Louis L’Amour)“Kegagalan itu bagian dari proses menulis. Tempat sampah diciptakan bukannya tanpa alasan.” (Margare…

POKEMON LORENG KESASAR

Image
Semakin banyak komunitas Menulis dan Literasi yang diikuti Bu Kanjeng, semakin banyak peluang untuk bersilahturahmi. Ya, sebagai makhluk sosial yang sadar banget, kalau potensi dirinya itu ada di Silahturahmi maka selalu saja bisa nyambung walaupun beda generasi. Itu yang jadi prinsip Bu Kanjeng.Siapa juga yang menyangka ada guru di rimba Kalimantan bisa membuat novel yang yang diberi judul Pokemon Loreng. Dari judulnya saja sudah menggelitik. Tokoh Pokemon itu tokoh kartun juga games yang sempat ngehits dan banyak digandrungi anak-anak dan remaja. Bagaimana ceritanya kok Bu Kanjeng bisa terlibat dengan proses lahirnya Novel Pokemon Loreng ? Karena berbagi pengalaman menulis buku di kelas Belajar Menulis Omjay. Jadi saat si penulis novel curhat kalau punya banyak tulisan yang mangkrak karena tidak bisa menerbitkan, Bu Kanjeng mencoba menjembatani bagaimana caranya supaya novel itu bisa terbit. Singkat cerita tidak sampai 2 minggu novel selesai cetak dan dikirim ke Palangka Raya. Bu Ka…

PENA DIGITAL GURU MILENIAL

Image
Sri Sugiastuti
PersembahanBuku ini Kami persembahkan kepada:Pengurus Besar PGRI dan jajarannya yang sudah memfasilitasi “Belajar Menulis via Daring Bersama Omjay dan PGRIBapak, Ibu guru, Pemerhati Pendidikan, Pencinta Literasi yang bergerak dan sadar betapa pentingnya budaya LiterasiSahabat guru dan blogger yang merasakan betapa pentingnya membranding diri agar terus berkolaborasi dan bersinergi
Alhamdulillah pagi ini Bu Kanjeng bersiap merilis buku " Pena DIgital Guru Milenial" Wow keren ya judulnya! Hamm siapa dulu kontibutor penulisnya? Guru Blogger gitu lohh! Dan Kuratornya si Guru muda ganteng, smart,blogger yang sadar sukses . Itulh Mas Brian. Bu Kanjeng hepi bisa berkordinasi dan ngajak menulis bareng untuk bukti bahwa kita pernah belajar ngebog bareng di kelasnya Belajar Menulis Omjay di saat Pendemi. Itu saja kah alasannya? Oh tidak tentu masih ada segudang alasan ya.
Langsung saja BuKanjeng ajak untuk menyimak sinopsis dan apa kata  Omjay tentang buku ini. Yang jelas …

BUKU KARYA PEGIAT LITERASI NUSANTARA DAN APRESIASI SAHABAT

Image
Oleh Sri SugiastutiMemiliki suatu komunitas menulis itu memang membuat Bu Kanjeng sangat bahagia. Perannya sebagai tim doa dan tim hore, dari lahirnya sebuah buku Antologi membuatnya semakin kaya hati dan orang paling bahagia di dunia literasi. Untuk mengawal seorang Kurator dan editor demi terwujudnya sebuah buku Antologi itu gurih campur gemes. Maksud hati ingin segera tuntas dan buku segera terwujud. Ahay ternyata butuh napas panjang dan menggerus kesabaran. Yaa, ISBN harus dua kali kerja, Cover pun demikian. Rasanya hampir tak mau mengurusnya lagi. Que sera-sera, What will be will be. Tetapi ini amanah. Penulis yang berkontribusi sudah komitmen menulis dan ada yang hampir lupa, ada juga yang masih setia menunggu. Sabar-sabar Belanda masih jauh. Bermodal itulah akhirnya lahir juga buku Antologi itu. Buku karya penulis yang tergabung dalam Komunitas Pegiat Literasi Nusantara.Terima kasih Bu Kanjeng ucapkan kepada Ibu Hidmi Gramatolina dari Lombok sebagai Kurator yang sangat sering d…