Embung Kledung Temanggung

Embung Kledung Temanggung 

Sri Sugiastuti

Temanggung merupakan sebuah kabupaten kecil yang terletak di provinsi jawa tengah. Letak geografisnya yang cenderung di daerah pegunungan membuat Temanggung yang mempunyai banyak tempat wisata semakin banyak dikunjungi wisatawan. 
Ceritanya  Bu Kanjeng punya Bude yang tinggal di Parakan di lereng gunung Sindoro. 
Nah Bu Kanjeng punya kisah menarik dari Temanggung yang minggu lalu dikunjungi. Niat awal dari rumah ke Salatiga menengok kerabat yang terserang stroke. Akhirnya ada agenda tambahan nyekar Pakde di Temanggung, Usai nyekar pun berlanjut ke tempat wisata bagian dari tadabur alam. 

Embung Kledung jadi pilihan mereka. Nyekar selesai, salat zuhur di rumah saudara Bu Kanjeng selesai. Sebenarnya acara makan siang diseting di Mie Ayam Tembikar milik saudara Bu Kanjeng, sayangnya tutup karena pemiliknya pergi ke Jakarta. 

Pilihan makan siang akhirnya ke Daun Mas restro yang menyatu dengan hotel Indraloka. Banyak menu pilihan disana. Karena mereka bertujuh jadi agak lama juga menunggunya. Ada gurame goreng saos madu, sapo seafood, udang saos padang, mendoan, jamur krispy, balado terong dan sup iga. Minuman yang tersaji sesuai selera masing-masing. Ada strawberry blended, Lecy, es klamud gula jawa, jus Alpokat juga ada yang pesan icecream. Semua makan dengan lahap karena waktu sudah lewat pukul 13.30 

Sudah puas dan kenyang perjalananan lanjut ke Embung Kledung Temanggung yang letaknya masih sekitar 30 km menuju arah Wonosobo. Ternyata kondisi jalan padat merayap, bahkan sesekali buka tutup. Yang dari arah Wonosobo terlihat antrian panjangnya. 
Mobil merambat pelan, lantunan suara Akhmad Albar dengan lagunya "Rumah Kita" menemani perjalanan itu, keindahan gunung Sindoro sudah terlihat dari sebelah kiri Bu Kanjeng. Setiap mengunjungi tempat tadabur alam Bu Kanjeng selalu riang. Karena baginya punya nikmat sehat dan sempat itu suatu rezeki yang luar biasa. Tak harus membongkar tabungan atau dana  yang besar. 

Sebelum tiba di lokasi tadabur alam Bu Kanjeng sudah lebih dulu ngintip googling tentang Wisata alam Embung Kledung. Tempat ini mempunyai panorama alam yang luar biasa indahnya.

Sebenarnya Embung kledung merupakan sebuah bak penampungan air hujan. Bak tersebut di fungsikan sebagai cadangan air untuk perkebunan di sekitar embung.

Seiring dengan berjalanya waktu, kini Embung Kledung dimanfaat menjadi tempat wisata terbaru di temanggung. "Di tempat ini bisa  menikmati embung dengan latar gunung sindoro dan sumbing yang indah.  Adanya perkebunan milik penduduk di sekitar kawasan wisata tersebut akan membuat   anda betah berlama-lama disini." Itu bagian yang sempat dibaca Bu Kanjeng dari info mbah google. 

Akhirnya mobil yang ditumpangi Bu Kanjeng dan keluarga belok ke  kanan menuju jalan kecil dan sempit dengan aspal yang sudah meleleh. Kaca jendela mobil sengaja dibuka, udara gunung menyeruak masuk, dan Bu Kanjeng mengambil napas dalam-dalam setelah membuka maskernya sejenak. Berhenti di tempat parkir yang disediakan, keluar dari mobil dan melahap  semua keindahan alam yang ada di sekitar. 

Suasananya tidak begitu ramai. Dengan membayar tiket masuk 5000 rupiah Bu Kanjeng bisa menuju lokasi Embung Kledung. Jalan agak menanjak, Embung berukuran tidak terlalu besar dipenuhi berbagai macam ikan. Sepertinya ikan-ikan itu bahagia tinggal di embung. Mereka terlihat gemuk-gemuk dan tenang hidupnya. 

Bu Kanjeng mulai eksplore views cantik untuk selfie. Karena tidak terlalu padat pengunjungnya, cuaca juga cerah, rasanya terbayar lunas perjalanan dari pagi sampai sore. Solo, Salatiga, Temanggung, Embung Kledung PP jadi bagian kegiatan Bu Kanjeng bersilahturami dan refreshing. 

Catatan Bu Kanjeng bahwa daya tarik dari tadabur alam di Embug Kledung  adalah sunrise dan sunset nya. Di tempat ini dapat menikmati matahari terbit dan terbenam. Waktu terbaik untuk mengunjungi obyek wisata ini ketika pag hari pukul 5.30 dan sore hari saat matahari terbit dan terbenam.

Sebagai catatan buat pembaca yang ingin berkunjung ini alamat Embung Kledung Jalan Raya Parakan - Wonosobo, Tlahap, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Bagaimana menuju Embung Kledung Temanggung? Bisa ikuti petunjuk ini. Jika  dari Magelang, ambilah jalur Magelang Wonosobo via Secang. Ikuti jalur tersebut sampai ke perbatasan Kledung - Temanggung - Wonosobo. Di daerah tersebut terdapat pom bensin, setelah pom bensin terdapat kuburan. Sebelum kuburan terdapat jalan setapak, di kanan jalan. Jalan setapak tersebut merupakan jalan menuju embung kledung. Kondisi jalanya masih bebatuan, sehingga  harus berhati-hati ketika melewatinya.
jarak dari gang masuk hingga lokasi embung kledung sekitar 500 meter.

Bagaimana kalau dari arah  Wonosobo pun tidak berbeda. Pertama  ambil jalur Wonosobo - Temanggung via Kretek. Sesampainya di perbatasan Temanggung Wonosobo setelah gapura terdapat kaburuan di kiri jalan. Masuk ke jalan setapak setelah kuburan dan ikuti hingga sampai ke Embung Kledung.

Cukup jelas juga yang diinfokan Bu Kanjeng. Tetapi jangan khawatir pula kalau tersesat ada google map yang siap membantu. 

Saatnya Bu Kanjeng dan keluarga pulang ke Solo. Perjalanan lumayan jauh, kondisi di jalan pun lumayan kembali padat merayap. Baru terasa lancar saat di Salatiga. Perut pun mulai terasa lapar. Daerah Taman Sari Salatiga jadi incaran untuk kuliner malam. 

Pilihan jatuh di warung tenda lesehan "Mbak Mar" yang menyediakan aneka masakan dari mulai nasi goreng telur, kwe tiu dan sejenisnya. Terhidang lah pesanan Bu Kanjeng, nasi ruwet plus minuman jahe wangi. Alhamdulillah lumayan nendang membuat perut Bu Kanjeng kenyang dan tenang. 

Usai makan perjalanan pulang dilanjut masuk tol Sakatiga dan keluar di tol Solo, Cling 10 menit keluar dari tol, mereka tiba di rumah. 

Alhamdulillah, bepergian di saat Pandemi mengharuskan Bu Kanjeng mengikuti protokol kesehatan. Segera mandi dengan air hangat, ganti baju dan baluran minyak kayu putih lalu rehat. 

Terima kasih ya Allah seharian waktuku habis di jalan. Semoga Engkau rida Yaa Allah.

Comments

  1. bagus banget pemandangan alamnya, Subhanallah, Allahu Akbar

    ReplyDelete
  2. Good bnget...cck untk refresh jg survival..slmt mnikmati Ibu Kanjeng..

    ReplyDelete
  3. Pilihan menarik untuk menghirup udara segar, melepas penat, sekaligus memanjakan mata. keren bu.

    ReplyDelete
  4. Luar biasa, pemandangan dan orangnya sama2 luarbiasa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tapi bukan luar angkasa ya. Bagian dari bumi Allah yang indah

      Delete
  5. Waah cerita sederhana tapi indah penyajiannya begitu mengalir kapan bisa menulis seperti ini ya saya... Makasih bu Kanjeng yang sangat inspiratif

    ReplyDelete
  6. Uenakk teman..embung kledung... penasaran..penjelasan detail..jadi tertarik..bravo

    ReplyDelete
  7. Baru sebatas melewati Temanggung ketika perjalanan Banjarnegara Magelang. Tidak sempat turun, karena dikejar waktu dan..... Wong Jawo di Sumatera.... tidak terlalu paham jalan. Mengandalkan Map atau Wase. Indahnya negeriku!

    ReplyDelete
  8. Wah...pemandangannya indah sekali...tulisannya menyatu dengan setiap gambar yang diselip. Bunda memang hebat..berbagi ya...Bunda.

    ReplyDelete
  9. Luar biasa pemandangan nya bunda.. Keren..

    ReplyDelete
  10. Jadi pengen jalan-jalan juga trus nulis kaya Bu Kanjeng

    ReplyDelete
  11. Cantik pemandangannnya, cantik penulisnya👍😍

    ReplyDelete
  12. Pesona alam yang indah , subhanalloh. Jadi fres ya Bu Kanjeng

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tadabur alam membuat kita semakin tunduk pada sang Pecipta

      Delete
  13. Subhanallah,pemandangannya luar biasa,setelah membaca tulisan ini jadi tertarik berwisata ke sana,bu kanjeng kereeen👍👍

    ReplyDelete
  14. Alam nan indah dan menakjubkan, seolah kita sudah berada di alam nya, dengan rangkaian kata nan indah kita larut di dalamnya m...

    ReplyDelete
  15. Allahuakbar ,cantiknya. Entah kapan bisa ke Jawa. Terakhir 2016 ke SemarangSemarang, berkah sehat, bahagia selalu untuk ibu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tercurah doa yang sama.untuk ibu dan keluargq ayo jenulis tentang keindahan alam Indonesia

      Delete
  16. Mantap bund,,,kok g pinarak Wonosobo? Pdhl tinggal turun dikit lho....

    ReplyDelete
  17. Mantab Bukanjeng , boleh renang nggak

    ReplyDelete
  18. Ketularan jadi fresh nih mata, lihat pemandangan dan tulisannya nya mengalir sejuk indah, ringan ..keren inspiratif

    ReplyDelete
  19. selalu ada yang baru. Foto-foto yang dibuat ikut bercerita menghidupkan narasi. Menarik.

    ReplyDelete
  20. Mantap bund,,,kok g pinarak Wonosobo? Pdhl tinggal turun dikit lho....

    ReplyDelete
  21. Liar biasa khasanah wisata negeri kita. Wahhhh sdh mulai travelling yaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ngga pake rencana nengok saudara di Salatiga bablas.Temanggung

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

CORONA MEMBAWA DUKA (24 )

CATATAN EDITOR DAN APRESIASI

JADILAH PEREMPUAN HEBAT TANPA MELUPAKAN KODRAT