FATHONAH (PUISI VERSI TELELET)

FATHONAH

Oleh : Sri Sugiastuti

Terbayang puluhan santri kecewa di hati Fathonah

Beranda masjid  sepi membuatnya gelisah

PPKM menghalangi jumpa  jamaah.

Fathonah merenung dan melangkah

Covid -19  mampu melumpuhkan sikap serakah

Semua tiarap tiada lagi upaya bermewah- mewah

Seharian di rumah membuat Fathonah salah tingkah.

Fathonah menatap lima anaknya yang harus makan

Mencoba tetap tegar hadapi persoalan

Ikhtiar  sebagai guru ngaji dilakukan

Wajah tirus dan legam kepanasan

Bukti nyata dari satu perjuangan.

Dunia pendidikan yang digeluti

Harus punya cara tuk dicermati

Banyak sektor ekonomi mati

Giat  berkerumun  terhenti

 Fathonah pun mengikuti

Dengan sepenuh hati.

Tersenyum bahagia menapaki hidup yang mapan

Ia merasa bersyukur terkabulnya keinginan

Mata Fathonah berbinar penuh harapan

Suatu hari nanti  akan meraih impian

Menggapai bahagia dalam pelukan.

  Oh pamdemi janganlah berlanjut

Bagaimana rezeki kan kujemput

                  Bila suasana masih semrawut

Bila sana sini masih ribut.

Fathonah berdiam  tafakur

Tak ingin menjadi hamba Allah yang kufur

Di hatinya hanya ada rasa bersyukur dan bersyukur.


Surakarta Hadiningrat, 15 Agustus 2021


Post a Comment

14 Comments

  1. Keren Ibu...puisinya.πŸ‘πŸ»πŸ‘πŸ»πŸ‘πŸ»πŸ‘πŸ»πŸ™

    ReplyDelete
  2. Gmn Fatonah bertahan hidup dan malah bersyukur..... Apa jualan on line apa gmn?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jualan kerudung dan perlengkapan muslimah. Allah Maha Kaya

      Delete
  3. Semoga pandemi segera usai Bunda, dan untuk Fathonah semoga senantiasa bersabar atas ujian akibat pandemi aamii

    ReplyDelete
  4. Fatonah Oh Fatonah
    Namamu sangat indah
    cantik tingkah lakunya
    senyum semanis-manisnya
    🀭🀭πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°

    jadi kangen puisi telelet....keren bundπŸ‘

    ReplyDelete
  5. Suip markusuip Bun TELELETnya. Keren.

    ReplyDelete
  6. Makin mantap πŸ‘πŸ‘πŸ’ͺπŸ‘

    ReplyDelete
  7. Insyaa Allah dengan selalu bersyukur, Fathonah akan diberikan kenikmatan yang tak terduga karena rezeki bisa datang dari arah mana saja.

    ReplyDelete