BERJUMPA AD 1. A. DI AHAD PAGI.

Sumber Docpri
Menaruh banyak harapan agar warga bahagia sejahtera siap mengusung  Indonesia emas 2045.

BERJUMPA AD 1. A. DI AHAD PAGI.

Oleh : Sri Sugiastuti 

Bu Kanjeng tinggal di Solo sejak tahun 1990. Ia berusaha menjadi warga yang baik dan berharap bisa jadi panutan. Kalau dibilang tokoh panutan juga belum. Insyaallah seiring berjalannya waktu bisa sampai pada passion  " Nyebar rasa seneng ". 

Dulu saat ia aktif di LPMK (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan) saat  ada silahturahmi kunjungan calon wali kota solo Bapak Joko Widodo, ia sempat memberikan doa restu dan kagum dengan sosoknya yang sederhana.

Begitu  juga saat safari Ramadan ada kunjungan dari Ibunda Hj. Sudjiatmi Notomihardjo berbagi sembako untuk jamaah pengajian Al Fath dimana Bu Kanjeng sebagai salah satu pengurusnya. Alhamdulillah banyak keberkahan yang didapat.

Nah, tadi pagi Bu Kanjeng punya kesempatan bertemu dengan  orang nomor satu di Solo. Beliau biasa akrab dipanggil Mas Wali. Bapak Gibran Rakabuming Raka yang saat ini menjabat Walikota Solo. Loh ada apa Mas Wali blusukan ke daerah Bu Kanjeng yang ada di Sumber Tapen RT 02/03. Sumber. Banjarsari. Solo

        
Curhat ala Bu Kanjeng ketika berjumpa Mas Wali di Ahad pagi.

Ada sesuatu yang sederhana dan penuh makna sekaligus jadi forum silahturahmi antara  pemimpin daerah dengan warga. Walikota yang masih muda berpenampilan sederhana tiba di lokasi  tempat  ia diminta untuk meletakkan batu pertama dari pembangunan pos kamling  terpadu untuk  kepentingan warga. Bangunan sederhana yang bisa untuk kegiatan posyandu balita dan lansia. Termasuk menyimpan barang inventaris warga RT02/03. Biaya pembangunan ini sepenuhnya dicover oleh Pengembang yang peduli dengan kebutuhan warga. Sedangkan pengerjaannya dilakukan gotong royong oleh warga. Yang tidak ikut gotong royong bayar biaya konsumsi 20 ribu. Itu yang disepakati bersama.

Bu Kanjeng punya kesempatan mendampingi Mas Wali membagikan bingkisan berupa buku  dan mainan anak-anak balita. Terlihat kegembiraan anak-anak saat menerima bingkisan itu. Mungkin nilainya tidak seberapa tetapi bentuk perhatian itu yang perlu diapresiasi.
 Sumber Docpri 
Bersama Mas Wali, Pak RW dan warga sekitar. 

Sambil berjalan menyapa warga Bu Kanjeng sempat curhat masalah siswanya yang  belum ambil ijasah. Karena  tertahan belum menyelesaikan admin sekolah swasta. Mas Wali menyampaikan itu ranah provinsi. Dan balik bertanya apakah pihak siswa sudah pernah mengajukan permohonan sebagai warga yang perlu dibantu ke pemkot?

"Sudah pernah  ada  tetapi bentuknya seperti protes /pengaduan. Dan kesannya dipingpong." Justru Bu Kanjeng sebagai kepala sekolah harus melaporkan kondisi terkini ke Cabang Dinas VII Provinsi. Setelah melapor tidak ada solusi.

Kini ada secercah harapan.  Besok  Bu Kanjeng akan meminta orangtua dari siswa yang belum ambil ijasah segera ajukan proposal. Bismillah semoga ada pencerahan.

Bu Kanjeng masih asyik saja curhat, layaknya seorang emak terhadap anaknya.  Apa saja yang dikeluhkan mewakili warganya. Dari mulai anak putus sekolah, bantuan, umkm, dan penyakit masyarakat lainnya yang menjadi tanggung jawab pemimpin dan stafnya.

Mas Wali sempat juga dicegat RT 01, yang pamer warganya sedang gotong royong dan meminta Pak Wali melihat langsung jalan yang belum diaspal. Bagaimana nanti ada dana turun untuk perbaikan jalan. 

Alhamdulillah sepenggal pagi bersama Mas Wali dan warga berakhir manis. Alhamdulillah  bisa berkomunikasi langsung. Setidaknya curhat itu didengar dan jadi pemicu semangat agar warga tetap kompak, nyaman, dan rukun selamanya.

Post a Comment

21 Comments

  1. Ciee Bu kanjeng ketemu mas wali .
    Seneng deh šŸ˜Š

    ReplyDelete
  2. Keren...bisa berjumpa dengan Pak Wali yg ganteng

    ReplyDelete
  3. Pengalaman yang menyenangkan bunda, selamat ya

    ReplyDelete
  4. Wah mantap sekali Bu Kanjeng, bisa ketemu langsung dengan pak Walikota.
    Sukses selalu Bu.

    ReplyDelete
  5. Senengnya bunda ee... bisa ketemu mas Wali, bisa curhat dan didengar langsung.... smg segera direalisasikan

    ReplyDelete
  6. Ada walikota solo bersama bu kanjeng, kerennn bu

    ReplyDelete