PESAN RAMADAN DAN CORONA (27)



SRI SUGIASTUTI

Bulan Ramadan adalah salah satu bulan yang paling dinanti oleh seluruh umat Islam di dunia. Di dalamnya, dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah karena segala pahala yang dikerjakan akan dilipatgandakan.

Bu Kanjeng dan keluarga menyambut gembira datangnya Bulan Ramadan nan mulia di tengah Corona melanda. Nyatanya sudah masuk hari ke 18 tetap ceria dan berharap amalannya di bulan Ramadan diterima Allah SWT.

Ibadah utama di bulan Ramadan  adalah puasa sebulan penuh. Bila dilakukan dengan sempurna akan mendapatkan gelar maupun predikat takwa seperti yang dijanjikan oleh Allah SWT dalam Q.S Al-Baqarah ayat 183. Bu Kanjeng merasa terhibur dengan Q. S tersebut.

Menurut Bu Kanjeng untuk menggapai predikat tersebut, seorang muslim harus berupaya memperhatikan etika dalam menjalankannya, termasuk mengikuti segala anjuran yang diperintakan rasulullah SAW dalam hadis-hadisnya.

Ada 15 tips dari Rasulullah agar sukses mengisi bulan Ramadan seperti yang dilakukan Rasulullah. Berikut tahapan yang dikutip Bu Kanjeng dari hasil tadabur ilmu di taklim.

1.Mengakhirkan Sahur

Rasulullah SAW bersabda: “Makan sahurlah kamu, karena sahur itu mengandung berkah.”

2. Sahur adalah makanan yang penuh dengan berkah. Dan sebaik-baik makanan sahur adalah kurma.

3.Menyegerakan Berbuka

Rasulullah bersabda: “Orang-orang akan masih mendapat kebajikan selagi mereka segera berbuka.”

4. Ifthar (berbuka) dengan memakan beberapa buah ruthab (kurma basah) 

Di dalam hadits Anas ia menuturkan: “Rasulullah itu biasanya berbuka sebelum melakukan shalat dengan makan beberapa ruthab, dan jika tidak ada ruthab maka kurma kering, dan jika tidak ada kurma kering, maka beliau meneguk beberapa teguk air minum.” 

 5.Mengucapkan doa Berbukan Puasa

 Bacaan seperti yang disebutkan di dalam hadits Ibnu Umar ra bahwasanya Nabi SAW apabila telah berbuka mengucapkan: “Hilanglah dahaga, urat-uratpun menjadi basah dan pahala pun pasti –insya Allah SWT.”

6.Menghindari Rafast (Berbuat maksiat)

Rasulullah SAW bersabda: “… Apabila pada hari seseorang di antara kamu berpuasa, maka janganlah ia berbuat rafats ….”

7. Meninggalkan Dusta.

Nabi SAW juga bersabda: “Barangsiapa yang tidak meninggalkan ucapan dusta dan tetap melakukannya, maka Allah SWT tidak akan menghiraukan orang itu meninggalkan makanan dan minumannya (berpuasa).”

8.Meninggalkan semua perbuatan haram, seperti menggunjing, perkataan jorok dan dusta, karena perbuatan haram tersebut dapat menghapus seluruh pahala puasanya.

 Rasulullah SAW telah bersabda: “Betapa banyak orang yang berpuasa, ia tidak mendapatkan apapun dari puasanya selain rasa lapar belaka.”

9. Mengurangi Aktivitas Sia-sia

Pada sepuluh hari terakhir di bulan suci Ramadan yang merupakan hari-hari kemuliaan, sangat disayangkan banyak orang lalai dan tidak sempat untuk meraih pahala dan kebajikan.

10.Menahan Amarah dan Emosi

Hendaknya tidak teriak-teriak, karena Rasulullah SAW bersabda: “Dan jika ada seseorang yang menyerangnya atau memakinya, maka hendaklah ia (orang sedang berpuasa) mengatakan: Aku sedang berpuasa, aku sedang berpuasa.”
Maka wajib (bagi kita) mengendalikan nafsu dan selalu menjaga ketenangan.

11.Tidak Makan Berlebihan

Etika puasa selanjutnya adalah Tidak terlalu banyak makan, karena hadits mengatakan: ”Tiada bejana yang dipenuhi oleh manusia yang lebih buruk daripada perutnya ….”

Namun betapa banyak manusia yang tenggelam di dalam pembuatan berbagai macam makanan, hingga menyita banyak waktu kaum ibu di rumah dan para pembantu sampai membuat mereka lalai beribadah, bahkan uang yang dihabiskan untuk membeli bahan-bahan makanan jauh lebih besar daripada biasanya.


12. Mendermakan ilmu, harta, kemuliaan, badan dan akhlak.

Di dalam Shahih Al-Bukhari-Muslim diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra ia berkata: “Rasulullah SAW itu merupakan manusia yang paling dermawan (dengan kebaikan), dan lebih dermawan lagi apabila dibulan Ramadhan ketika beliau ditemui oleh Jibril; Jibril biasanya menemui Nabi pada setiap malam di bulan Ramadan, di situlah Jibril mentadaruskan Al-Qur’an kepada beliau. Sungguh, Nabi lebih dermawan dengan kebaikan daripada angin yang bertiup kencang.”

13. Memadukan puasa dan memberikan makanan itu merupakan faktor yang menyebabkan pelakunya masuk surga.

Rasulullah SAW bersabd: “Sesungguhnya di surga itu ada kamar-kamar yang luarnya terlihat dari dalam, dan bagian dalam tampak dari luar, yang disediakan oleh Allah SWT bagi orang yang memberikan makanan, memperlembut pembicaraan, menyambung puasa (Ramadan dengan puasa enam hari Syawal. pent) dan shalat di malam hari di waktu manusia sedang istirahat.”

14. Memberi makan kepada orang yang berpuasa.

Dan sabda beliau: “Barangsiapa yang memberi buka puasa kepada seorang yang berpuasa, maka ia memperoleh sebesar pahalanya dengan tidak berkurang sedikitpun pahala orang yang berpuasa itu.”

15. Mementingkan kaum fakir miskin dari pada diri sendiri.

Para kaum salaf banyak yang lebih mementingkan kaum fakir miskin dari pada diri mereka sendiri dengan memberikan persediaan buka puasa yang mereka miliki kepada mereka.

Seperti Abdullah bin Umar, Malik bin Dinar, Ahmad bin Hanbal dan lain-lain. Dan Abdullah bin Umar tidak berbuka puasa kecuali bersama anak-anak yatim dan orang-orang miskin.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menjelaskan: “Yang dimaksud memberinya makanan untuk berbuka puasa adalah sampai orang itu kenyang.”

Alhamdulillah walau di tengah Corona masih ada ikhtiar dan usaha Bu Kanjeng untuk mencari ilmu dan mengingatkan diri sendiri agar dipermudah menggapai rida Allah.  Mentadaburi hadis tentang berbagai tips selama Ramadan membuat Bu Kanjeng lebih bersemangat lagi dengan merefleksi diri.

Ternyata apa yang dilakukan Rasulullah selama bulan Ramadan belum bisa dilaksanakan seluruhnya oleh Bu Kanjeng dan keluarga. Bila berjumpa Ramadan yang mulia itu hatinya bergetar dan berdoa semoga dipertemukan lagi dengan Ramadan, diberi kesempatan memperbaiki amalan Al Quran dan As sunnah dan bisa melaksanakan ajaran Islam secara kaffah. Aamiin YRA.

#Ramadanharike18
#Catatanharianbukanjeng
#15tipsrasullahpuasaramadan
#Soloraya11052020M/18ramadan1441H

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

CORONA MEMBAWA DUKA (24 )

CATATAN EDITOR DAN APRESIASI

AWAS PENIPUAN ONLINE SAAT PANDEMI (30)