Allah Maha Baik

Allah Maha Baik

Sri Sugiastuti

Bu Kanjeng akhirnya tepar. Sejak tanggal 12 November 2020 Pak Kanjeng sempat dibuat panik ketika suhu badan Bu Kanjeng  mencapai 38.7 Celcius. Sementara Bu Kanjeng tenang saja. Dia hanya minta dipijat da dikerok. Padahal seluruh tubuhnya sudah terasa sakit semua. Perut mual dan mulut terasa pahit. Sore hari Bu Kanjeng baru ke dokter keluarga  dan akhirnya dirujuk ke RS Brayat Minulyo. Ditangani dokter UGD  disuntik anti nyeri, anti mual dan demam. 3 jam di UGD karena tidak ada kamar cukup  rawat jalan.

Pagi Bu Kanjeng masih beraktivitas di sekolah karena PAS sedang berlangsung. Apa yang harus segera  diselesaikan  harus diselesaikan. Obat dari dokter tetap diminum. Cuma rasa pusing mual dan mulut pahit tak mau pergi. Sementara tanggal 14.November 2020 Bu Kanjeng harus Ke Bekasi. Ada acara yang tidak bisa diwakilkan. Solo- Bekasi cukup ditempuh 7 jam dengan kecepatan  rata- rata 150 km perjam.

Bermalam  di Patraland Urbano bisa ketemu Bu Meynia dan kerabat lain. Obat tetap diminum dan tidak terlalu  dirasakan. Maklum besok paginya mau bertamu dan menyampaikan lamaran.  Alhamdulillah semua berjalan lancar sesuai rencana. Sebagai orang  tua punya anak bujang sudah  jadi kewajiban untuk  melamar pujaan hati anaknya.

Setelah acara selesai  kami langsung kembali ke Solo. Di perjalanan  suhu badan mulai tinggi lagi. Mual pusing dan mulut mulai terasa pahit. Senin sore balik lagi ke dokter keluarga.  Lagi-lagi dirujuk ke.RS Brayat. Disuntik lagi dikasih obat lagi. Demam masih naik turun. Badan semakin lemes dan tidak ada selera makan sama sekali. Sementara kepala pun pening tak kunjung hilang.

Bu Kanjeng  menebak-nebak penyakitnya. Dahulu tahun 1984 saat kuliah Bu Kanjeng pernah kena typus dengan  keluhan yang sama. Tetapi kali ini sangat luar biasa. Apalagi di saat Pandemi berbagai perasaan tak menentu melanda hati Bu Kanjeng. Typus dan maag membuat lambung Bu Kanjeng tidak beres.

Allah maha.baik. Allah maha baik sembuhkan  yaa Allah semua datangnya dari-Mu.

Sabtu pagi anak- anak segera ambil inisiatif  dan membawa Bu Kanjeng ke RS Kasih Ibu. Disana langsung ditangani . Rekam jantung . Ronsen rapid test dan langsung  ditangani dokter penyakit dalam. dr Rangga dokter muda yang  ramah dan memberi program harus disuntik pagi sore.  6 kantong infus pun masuk  ke tubuh Bu Kanjeng.

Bu Kanjeng bertekad harus sembuh. Banyak pekerjaan yang harus diselesaikan. Konon diberi sakit juga bagian dari rezeki yang Allah berikan  supaya Bu Kanjeng sadar bahwa ia tidak boleh dzalim terhadap tubuhnya  yang membutuhkan istirahat.

Yaa Allah berilah kesembuhan dan kesehatan agar bisa beribadah memenuhi kewajiban sebagai hamba Allah yang senantiasa  taat dengan perintah-Mu.

Soloraya 26 November 2020


Post a Comment

52 Comments

  1. Tetap semangat dan jaga kesehatan Bu Kanjeng

    ReplyDelete
  2. benar. Tubuh ini butuh istirahat, termasuk beban berpikir pun harus dibawa dalam masa istirahat. Bahwa sebahagian besar waktu dipakai untuk bekerja, ya, ada pula yang dipakai untui beribadah dan berada dalam karantina kehidupan keluarga baik di rumah maupun di lokasi rekreasi yang merefresh benak.

    Puji Tuhan, jika sudah sembuh. Tuhan Yesus yang saya imani menyertai dan memberkati. Salam Sehat. Mari kembali dalam aktivitas rutin dengan kesegaran tubuh dan rohani.

    ReplyDelete
  3. Sy juga tepar ni Bun, karena terlalu diporsir kejar target hehehe.. semoga kita lekas diberi kesembuhan, aamiiin..

    ReplyDelete
  4. Semoga segera sembuh. Kembali beraktivitas Bu Kanjeng.

    ReplyDelete
  5. Syafakillah Bunda,,semoga segera sembuh dan sehat ..

    ReplyDelete
  6. Tetap semangat bunda, semoga doa kami untuk kesehatan bunda diijabah Allah SWT. Kami butuh sosok bunda penyemangat kami.

    ReplyDelete
  7. Alhamdulilah sht sll Bu Sri Sugiastuti

    ReplyDelete
  8. Ya rabb sembuhkan dan sehatkan bunda kanjeng..

    ReplyDelete
  9. Tetap sehat, Bu Kanjeng. Tulisan yang sangat memotivasi kami untuk juga senantiasa menjaga kesehatan di tengah kesibukan. Terima kasih telah mengingatkan.

    ReplyDelete
  10. Selamat ya Bunda Kanjeng lamaran putranya. Sehat selalu, bahagia selalu dan terus berkarya .

    ReplyDelete
  11. Semoga segera sehat bu. Fresh dan selalu sehat bahagia bersama kami. Aamiin.

    ReplyDelete
  12. Selalu kuat Bu Kanjeng.
    Doa semoga lekas sembuh ya.

    ReplyDelete
  13. Kasihan semoga cepat sehat kembali Aamiin.

    ReplyDelete
  14. Semoga senantiasa sehat selalu Bu Kanjeng

    ReplyDelete
  15. Sehat itu murah, dan Alloh Maha Pemurah

    ReplyDelete